Mendidik-Anak-Sejak-Balita

Inilah 3 Tips Mendidik Anak Sejak Balita

Mendidik anak semenjak balita ialah tugas orangtua yang sangat sulit. Pasalnya, umur balita adalah masa di mana si kecil masih hendak bebas mengerjakan hal sesukanya. Maka dari itu, pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa tips mendidik anak sejak balita.

Cara yang ditempuh masing-masing orangtua juga berbeda-beda. Ada yang lebih sabar, namun ada pula yang ingin marah-marah atau bahkan melibatkan kekerasan laksana menjewer, memukul, atau membentak.

Salah-salah pilih teknik mendisiplinkan anak yang keliru malah dapat membuat anak semakin menentang dan kabur dari tanggung jawab.

Daripada gunakan kekerasan yang membuang-buang energi, lebih baik pakai teknik yang lebih halus, tapi ampuh mendisiplinkan anak. Bagaimana caranya?

1. Konsisten

Konsisten

Dilansir dari WebMD, Claire Lerner, seorang spesialis pertumbuhan anak, mengaku bahwa semenjak usia 2 hingga 3 tahun anak-anak bekerja keras untuk mengetahui bagaimana perilaku mereka memengaruhi orang-orang di sekitarnya.

Lerner menuliskan bahwa pola asuh yang diterapkan secara teratur dan konsisten dapat menciptakan anak merasa lebih aman dan terlindungi. Anak menjadi tahu apa yang diinginkan oleh orangtuanya sampai-sampai dapat bersikap lebih tenang saat diserahkan perintah.

Ambil contoh, ketika Anda menuliskan “jangan memukul” ketika kesatu kali si kecil memukul rekan sebayanya, barangkali keesokan harinya si kecil dapat tetap memukul.

Jika kita kembali menuliskan “jangan memukul” ketika hal ini terulang guna yang kedua, ketiga, atau keempat kalinya, anak bakal lebih mengetahui dan bersikap tenang guna tidak memukul.

Akan namun ingat, pakai nada yang lebih tenang supaya anak tidak merasa dalam bahaya dan malah membangkang.

2. Kenali pemicu tantrum pada anak

Tantrum

Tantrum ialah kejadian yang lumrah terjadi pada masing-masing anak. Maka itu, masing-masing orangtua mesti tahu betul apa yang menciptakan anaknya tantrum dan rewel.

Kebanyakan anak, memang bakal mempunyai emosi yang meledak-ledak ketika merasa lapar atau mengantuk. Nah, baiknya hindari waktu-waktu ini ketika Anda hendak mengajarkan disiplin pada anak.

3. Ikuti pola pikir anak

Ikuti-pola-pikir-anak

Cara mendidik anak semenjak balita lainnya ialah dengan mengekor pola pikir si kecil. Memang sangat gampang untuk merasa kesal ketika si kecil menciptakan seisi lokasi tinggal berantakan.

Hari ini si kecil menggambar semua dinding lokasi tinggal dengan krayon, kemudian keesokannya menyebarkan mainan tanpa membereskannya lagi. Anda pasti pusing dibuatnya.

Namun ingat, pola pikir kita tentu bertolak belakang dengan pola pikir si kecil. Mungkin untuk Anda merapikan mainan ialah hal yang gampang dan bisa cepat diselesaikan, namun belum pasti untuk si kecil.

Jadi, alih-alih kesal sebab si kecil tidak mau diajak untuk merapikan mainnanya. Anda dapat ikut menolong membereskan mainan itu dan memberi misal yang baik padanya.

Beri tahu ia andai hal ini urgen untuk dilaksanakan dan ialah tugasnya. Dengan begitu, ia lama-kelamaan bakal terbiasa guna melakukannya. Jangan tak sempat berikan si kecil pujian andai ia sukses membereskan mainannya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *