Tingkatkan Motivasi Anak

Parents, Ini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Tingkatkan Motivasi Anak

Anda mungkin heran melihat anak lain yang sangat bersemangat untuk mencapai sesuatu, entah itu ingin jadi juara di perlombaan sekolah atau ingin mendapat ranking pertama saat kenaikan kelas.

Di sisi lain, anak Anda sendiri terlihat tidak memiliki ambisi untuk mencapai apapun. Dia tidak pernah mengungkapkan keinginannya dan tidak juga protes akan suatu hal. Anak terlihat flat dalam menjalani kesehariannya dan sama sekali tidak menunjukkan rasa semangat.

Hal semacam ini sebenarnya wajar saja dialami anak-anak. Tapi bukan berarti Anda bisa membiarkannya saja. Sebab jika terus dibiarkan, anak akan tumbuh menjadi orang yang kurang motivasi dan tak ingin mencapai apapun dalam hidupnya.

Nah, berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan motivasi pada anak:

1. Tetapkan target

Hal pertama yang bisa dilakukan untuk meningkatkan motivasi pada anak adalah dengan menetapkan goals atau target. Mulailah dari sesuatu yang mudah, misalnya saja Anda dan anak menetapkan target untuk bisa bersepatu roda di akhir bulan depan.

Dengan adanya target, anak akan menjadi lebih tertantang sehingga ia pun bersemangat untuk berlatih. Bersamaan dengan adanya target tersebut, tentu saja Anda harus menetapkan rencana untuk mencapainya. Misalnya saja, Anda bisa menjadwalkan latihan setiap sepulang sekolah di lokasi yang menyenangkan. Atau Anda bisa mengajak anak berjalan-jalan di akhir pekan sambil berlatih sepatu roda.

2. Berikan rewards

Untuk meningkatkan motivasi anak, banyak orang tua yang memberikan rewards berupa hadiah. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun anak jadi terbiasa dengan hal tersebut dan selalu berharap untuk mendapatkan hadiah.

Anda bisa mengganti rewards ini dengan hal lainnya, misalnya saja waktu nonton TV yang lebih lama, mendapat ekstra jatah es krim usai makan malam, atau boleh menghabiskan waktu di akhir pekan dengan berenang. Dengan rewards seperti ini, anak akan menjadi lebih termotivasi dan berusaha mencapapai sesuatu demi bisa melakukan hal yang disukainya.

3. Jelaskan mengapa ia harus melakukan sesuatu

Anak mungkin merasa baik-baik saja dengan kondisinya saat ini sehingga ia bertanya-tanya mengapa harus memiliki pencapaian lain. Anda bisa menjelaskan kepadanya dengan cara yang sederhana, misalnya “Kalau adik bisa naik sepeda, nanti boleh ikut ayah berolahraga setiap Minggu pagi” atau bisa juga dimulai dengan hal yang sangat sederhana seperti membersihkan kamarnya sendiri “Kalau kamarmu kotor, nanti teman-temanmu tidak akan betah main di sini”.

Pada dasarnya, anak-anak selalu membutuhkan alasan untuk melakukan sesuatu dan Anda harus memilih alasannya dengan tepat supaya ia merasa termotivasi.

4. Selalu tunjukkan dukungan Anda

Bisa jadi anak malas melakukan sesuatu karena ia merasa sering mengalami kegagalan. Di sinilah peran Anda! Tunjukkan dukungan saat Anda mengalami kegagalan sehingga anak tidak merasa berkecil hati. Anda juga bisa menunjukkan dukungan lewat kata-kata, misalnya saja “Walaupun lomba menggambar kali ini belum bisa juara, tapi gambar kakak bagus sekali, lho!”.

Orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi anak untuk melakukan sesuatu. Maka dari itu, Anda harus selalu memberikan ruang dan dukungan kepada buah hati tersayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *