Latih Anak Tak Rewel Saat Ditinggal Kerja

4 Langkah Ini Latih Anak Tak Rewel Saat Ditinggal Kerja

Salah satu hal yang selalu jadi ‘PR’ untuk para orang tua adalah mengatasi anak yang rewel ketika ditinggal bekerja. Anak selalu akan menangis dan meminta untuk ikut orang tuanya.

Hal ini tentu sangat merepotkan jika terjadi setiap hari, terlebih lagi kalau gara-gara hal tersebut buah hati jadi rewel seharian. Anda pun tentu akan sangat sedih meninggalkan buah hati dalam kondisi menangis dan bisa mempengaruhi mood saat di tempat kerja.

Tapi bukan berarti hal ini tidak bisa dihentikan. Dibutuhkan sedikit ketegasan dan lakukanlah 4 langkah berikut ini untuk melatih anak agar tidak rewel saat ditinggal orang tua bekerja:

1. Jangan menyelinap

Hal yang paling sering dilakukan orang tua adalah menyelinap untuk berangkat bekerja saat anak asyik dengan mainannya. Hal ini memang akan menghindarkan Anda dari drama tangis-tangisan setiap pagi, tapi bukan berarti anak jadi tak rewerl saat menyadari kalau Anda sudah pergi.

Hal tersebut tentu malah akan memberikan masalah pada nanny atau kakek nenek yang menjaga buah hati. Maka dari itu, mulai saat ini berhentilah menyelinap diam-diam dan lebih baik berpamitan pada anak sebelum berangkat kerja.

2. Jangan kembali meski anak menangis

Seringkali orang tua tidak tega melihat anaknya menangis, sehingga kembali lagi ke rumah setelah berpamitan untuk bekerja. Hal ini mungkin bisa meredakan tangisan buah hati, tapi di sisi lain ia jadi terbiasa sehingga menganggap Anda akan selalu kembali ketika ia menangis.

Maka dari itu, meski berat pastikan Anda tidak kembali lagi ke rumah setelah berpamitan. Anak mungkin akan menangis dan memanggil nama Anda, tapi percayalah beberapa menit kemudian ia sudah akan lupa dan asyik kembli dengan kegiatannya yang lain.

3. Pasang wajah ceria

Anda mungkin sedih meninggalkan anak bersama nanny atau kakek neneknya. Hal ini wajar saja, sebab orang tua tentu selalu ingin berdekatan dengan anaknya. Tapi jangan sampai hal tersebut terpancar di wajah Anda.

Saat akan berangkat bekerja, pasang wajah ceria dan pastikan si kecil mengerti jika ini hanyalah perpisahan yang sementara dan kalian akan bertemu lagi di sore hari. Kalau Anda selalu memasang wajah sedih saat berpamitan dengan buah hati, maka ia pun akan terbawa sedih dan menjadi rewel.

4. Beri peringatan sebelum Anda berangkat

Beberapa menit sebelum berangkat bekerja, berikan pengertian pada buah hati sehingga ia tidak merasa tiba-tiba ditinggalkan. Misalnya saja, “Kalau jarum panjangnya sudah ke angka 7, mama berangkat kerja dulu, ya!”, atau “Habis makan biskuit ini, adik antar papa ke depan untuk berangkat kerja, ya!”

Cara ini akan memberikan si kecil kesempatan untuk menerima kenyataan bahwa dalam beberapa menit ia akan berpisah dengan orang tuanya karena suatu hal. Setelah itu, yakinkan dia kalau semuanya akan baik-baik saja selama ia ditinggal bekerja.

Kalau bisa, maunya memang menghabiskan waktu seharian dengan anak, ya! Sayangnya, kewajiban tetaplah kewajiban. Jadi kuatkan diri Anda dan jadikan momen berangkat kerja jauh lebih menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *