jadi orang tua yang keren untuk anaknya

Ingin Jadi Orang Tua Keren Untuk Anak? Do This!

Saat baru menikah dulu, Anda tentu bermimpi bisa jadi orang tua yang keren untuk anaknya. Kalau nonton di film atau membaca novel, tampaknya mudah ya, jadi orang tua yang super cool dan bisa dekat dengan anak. Tapi ternyata setelah dijalani, boro-boro untuk dekat, setiap bertemu pasti bawaanya saling berdebat. Terlebih lagi saat buah hati sudah beranjak remaja, serasa ada dinding tinggi yang membatasi antara orang tua dan anak.

Tenang saja, bukan hanya Anda kok, yang mengalami hal seperti ini. Banyak sekali orang tua di luar sana yang berjuang mati-matian untuk membesarkan anaknya hingga kadang lupa mencari waktu untuk menjadi ‘teman’ bagi mereka. Tapi semuanya belum terlambat! Kalau Anda ingin jadi orang tua yang keren, coba terapkan beberapa hal mudah berikut ini:

1. Jangan membatasi gerak anak

Bagi orang tua, sampai kapan pun anaknya tetaplah terlihat seperti anak kecil yang tak bisa melakukan apa-apa. akibatnya, tanpa disadari orang tua seringkali membatasi gerak anak karena merasa khawatir nantinya ia akan melakukan kesalahan. Padahal, buah hati Anda juga membutuhkan tempaan untuk bisa survive di dunia yang luas ini saat dewasa nanti.

Maka dari itu, jangan pernah membatasi anak untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan, meski di sisi lain Anda mengkhawatirkannya. Hal ini bisa dimulai dari sesuatu yang sangat sepele, misalnya saja membiarkan buah hati mengambil makanannya sendiri. Tentu ada resiko tumpah dan terjatuh, tapi kalau tidak begitu kapan dia akan belajar?

2. Tak perlu terlalu ikut campur

Orang tua sering kali merasa paling tahu apa yang benar untuk anaknya. Mereka lupa, kalau anak-anak pun punya keinginan sendiri yang kadang tak dipahami oleh orang tua. Saat anak mengalami masalah di sekolah atau bertengkar dengan temannya, tahan diri untuk tidak terlalu ikut campur, apalagi langsung menegur orang yang berkonflik dengannya.

Biarkan anak menyelesaikan sendiri masalahnya, dengan cara yang ia yakini. Kalau anak mengalami kesulitan atau menemui jalan buntu, ia pasti akan kembali pada Anda dan meminta bantuan. Baru di saat ini Anda bisa memberikan nasehat, namun tetap batasi diri untuk tidak ikut campur terlalu dalam.

3. Habiskan waktu dengan anak

Anda mungkin ingin anak bisa menikmati fasilitas lengkap dan memiliki mainan serta baju-baju mahal. Tapi Anda lupa satu hal, semua itu tidak akan bisa menggantikan kasih sayang dari orang tua. Ada saatnya anak akan merasa bosan dengan apa yang mereka miliki kemudian mencari hal lain yang bisa menyenangkannya.

Sebelum terlambat, lebih baik mulai saat ini sisihkan waktu untuk beraktivitas bersama anak. Jangan gunakan 7 hari penuh untuk bekerja. Pastikan Anda selalu ada di waktu-waktu terpenting buah hati, misalnya ketika ia ulang tahun atau mengikuti wisuda di sekolah. Berkomunikasi juga bisa dilakukan melalui smartphone dan media sosial saat Anda sedang sibuk.

Sebenarnya tak sulit kok, menjadi orang tua yang keren untuk anak. Yang terpenting, Anda bisa menempatkan diri dan mencoba berpikir di posisi sang anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *