Cara ajak anak cintai binatang

Ajak Putra-Putri Tersayang Cintai Binatang, Yuk!

Wah, pasti senang sekali ya, kalau Anda memiliki putra putri yang penyayang termasuk kepada binatang. Meski terlihat sepele, memiliki rasa sayang kepada binatang ternyata mempunyai manfaat tersendiri untuk perkembangan psikologisnya.

Sayangnya, hingga saat ini banyak orang tua yang justru melarang anaknya dekat-dekat dengan binatang seperti anjing atau kucing dengan alasan kebersihan. Padahal, memperkenalkan anak kepada binatang sejak dini justru bisa memperkecil resiko alergi mereka.

Untuk memperkenalkan anak kepada binatang sebenarnya bisa dilakukan dengan cara sederhana, kok. Penasaran? Yuk, intip informasinya berikut ini:

1. Berikan contoh kepada buah hati

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa anak adalah peniru yang paling ulung. Ya, kecerdasan yang sedang berkembang di usia belia membuat mereka dengan mudah menirukan apa saja yang dilakukan orang di sekitarnya termasuk orang tua. Kalau selama ini Anda selalu berteriak jijik saat melihat kucing, jangan harap anak akan tumbuh menjadi anak yang penyayang.

Ketakutan Anda haruslah disimpan sendiri dan jangan diturunkan pada buah hati. Kalau memang ingin melarang anak memegang kucing karena alasan kebersihan, maka katakana dengan cara yang baik, misalnya “ Adik boleh lihat kucingnya tapi jangan dipegang, ya!” atau “Kakak boleh pegang kucing tapi setelah itu jangan lupa cuci tangan.”

2. Memelihara hewan di rumah

Untuk menumbuhkan kecintaan buah hati pada binatang bisa dimulai dengan memelihara hewan di rumah. Kalau kucing atau anjing dirasa terlalu merepotkan, Anda bisa memulai dengan ikan atau burung. Kedua hewan ini tidak terlalu makan tempat dan juga tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Dengan berinteraksi setiap hari dan melihat kehidupan binatang, akan tumbuh rasa empati di dalam diri anak. Ia pun jadi tidak mudah takut dengan jenis binatang lain yang mungkin akan ditemuinya di kemudian hari.

3. Kenalkan binatang melalui cerita atau film

Anda mungkin berpikir anak masih terlalu kecil untuk punya peliharaan sendiri. Tak mengapa, Anda cukup memperkenalkannya dengan berbagai jenis hewan melalui buku atau film. Beritahukan bentuk dan warna setiap hewan, serta suaranya. Anda juga sebaiknya menginformasikan bahwa ada hewan yang jinak dan bisa dipelihara, serta ada pula hewan yang lebih suka hidup di alam liar.

Jangan takut-takui anak dengan nama hewan, ya. Kalau Anda sering berkata “ Adik jangan main di luar nanti ada macan!”, maka akan tumbuh pemikiran bahwa macan adalah hewan yang jahat. Ia pun akan jadi lebih mudah takut saat menjumpai hewan tersebut.

4. Ajak anak ke kebun binatang

Cara ampuh lain yang bisa dilakukan untuk menjadikan anak pecinta binatang adalah dengan membawanya ke kebun binatang. Di sana, Anda bisa memperkenalkan berbagai jenis hewan secara nyata dan juga mengajarkan si kecil mengenai jinak dan buas. Anak juga akan terhibur saat ia bisa secara langsung memberi makan beberapa jenis hewan jinak seperti rusa atau kelinci. Di beberapa kebun binatang, ada pula fasilitas untuk foto bersama hewan yang ada di sana.

Kalau si kecil jadi pecinta binatang sejak dini, besarnya nanti ia akan tumbuh menjadi anak yang penyayang serta lebih berempati terhadap sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *